PENELITIAN: Desa Wisata Berbasiskan Arsitektur Tradisional Sunda

Penelitian PPKBK tahun 2014 (tahap II) ini sebagai lanjutan dari sebelumnya. Fokus penelitian yaitu perencanaan dan perancangan desa wisata Kampung Tajur Kahuripan.Penelitian inimenjadi penghubung antara keinginan Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang berencanamengembangkan Kampung Tajur Kahuripan menjadi desa wisatadalam mendukung program Visit West Java Year dan Visit Indonesia Year 2014-2015. Penelitian ini bertujuan untukmembuat perencanaan dan perancangan desa wisata berbasiskan Arsitektur Tradisional Sunda. Lokasi penelitian di Kampung Tajur Kahuripan Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta.Metoda penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, dengan cara mengobservasi dan menggali potensi Kampung Tajur Kahuripan dan masyarakatnya untuk dijadikan masukan dalam merencanakan dan merancang desa wisata.

Hasil penelitian ini mendapatkan dua rumusan penting, yaitu: (1) Perencanaan desa wisata (planning) yang meliputi: master plan dan site plan yang didalamnya terdiri dari penyediaan fasilitas bagi wisatawan, pengembangan potensi, pemintakatan fungsi, serta penghijauan; (2) Perancangan desa wisata (design) yang meliputi: rancangan tipologi bangunan penghuni dan wisatawan berbasiskan arsitektur tradisional Sunda, seperti: imah panggung, leuit, saung lisung, baleserbaguna, homestay, mesjid, warung souvenir, gazebo, dan lain sebagainya. Bentuk atap bangunan yang meliputi: julang ngapak, jolopong, capit gunting, sontog, badak heuay, dan tagog anjing. Konsep perencanaan dan perancangan Desa Wisata Tajur Kahuripan menggunakan pendekatan arsitektur tradisional Sunda, mulai dari bentuk sampai dengan material. Kehidupan sosial dan budaya masyarakatnya menjadi faktor penting sebagai daya tarik bagi wisatawan, seperti: proses menggarap sawah, sikap gotong royong, menjaga lingkungan, toleransi antar warga, kesenian tradisional, serta pelaksanaan berbagai upacara tradisi sebagi siklus kehidupan. Kampung Tajur Kahuripan memenuhi kriteria untuk diusulkan sebagai kawasan wisata dengan konsep arsitektur tradisional Sunda.

Kata kunci: Perencanaan, Perancangan, Desa Wisata, Arsitektur Tradisional Sunda.